• Uncategorized

    Menjadi Pejalan Bahagia

    Soleh, volunteer project Lebak, sedang mengajarkan konsep denah kepada anak-anak.   Intro: Konsep berbahagia setiap orang berbeda. Yang ini, bahagia menurut saya, dan mungkin beberapa dari anda. Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar kata vakansi? Dulu, saya sendiri langsung membayangkan destinasi dengan lansekap indah, bergiga foto dan video yang bisa dibawa pulang sebagai kenangan, kuliner enak dan perjalanan yang melelahkan, dan tentu saja bukti otentik berupa kulit yang menghitam. Tetapi itu dulu. Beberapa tahun belakangan ada hal baru yang selalu saya cari setiap melakukan perjalanan: interaksi. Entah dengan orang lokal atau dengan sesama pejalan. Semua itu membuat saya lebih bisa memaknai sebuah vakansi dan menghargai rupiah yang sudah…

  • Uncategorized

    Di Bawah Langit Biru: Sebuah Intro

    Kuceritakan kepadamu sebuah desa kecil yang terletak di tepian lembah hijau nan subur. Ada petak-petak sawah dengan sungai kecil berair jernih mengalir tenang mengairi tiap jengkal tanah berpadi yang tumbuh merapat. Rumah-rumah dibangun di atas tanah bertingkat, sekilas semuanya akan nampak dari jalan di atas punggungan. Yang menyambut pagimu dan mengucapkan selamat tidur untukmu hanyalah suara putaran kolecer (kincir angin dari bambu,pen.) serta harmoni suara jangkrik dan kodok sawah. Kamu tidak akan melewatkan pagimu yang begitu menyenangkan. Keluar dari rumah dan menghirup udara pagi yang sejuk serta menatap lama-lama hamparan padi di depan mata akan mengisi energimu sebelum beraktivitas. Kamu tidak akan kekurangan suplai senyum seperti di ibukota, karena setiap…

  • Uncategorized

    Lanskap Merbabu Via Selo

    bersujud syukur telah diberikan izin mencapai puncak Merbabu Akhirnya, setelah enam bulan berlalu saya bisa memuat foto-foto lanskap Merbabu ini di blog. Catatan pendakianya pernah saya tulis di sini. Saya memposting foto dan catatan pendakian dengan harapan teman- teman dapat termotivasi untuk ikut menikmati keindahan gunung-gunung di Indonesia. Dengan menyadari keindahan yang dimiliki negeri ini, besar pula harapan saya agar kita menyadari bahwa kitalah agen-agen pelestari dan penjaga alam Indonesia. Jika mendaki, jadilah pendaki yang bertanggung jawab dan peduli dengan lingkungan. Caranya sangat mudah kok. Saya sendiri berpegang pada pepatah berikut ini. Take nothing but pictures, leave nothing but footprints, kill nothing but time. Jangan pernah membuang sampah di gunung.…

  • Uncategorized

    [PHOTO] A Short Escape: Dodola Island, Morotai

      Perjalanan ini berawal dari kami yang malas pergi untuk mengikuti gladi resik upacara, berbondong-bondong turun dari truk dan sempat dikejar para marinir. Kami lari berhamburan, bahkan ada yang sempat harus menumpang truk aspal atau bersembunyi di kebun penduduk. Saat-saat tersebut selalu membuat tawa ketika diingat. Tahun lalu saya pernah berjanji untuk bisa kembali ke pulau ini. Saat itu hujan dan gelombang besar membuat perjalanan kami ke Dodola terhambat dan kurang berkesan. Tuhan Maha Baik. Rupanya tahun ini saya diperbolehkan kesana lagi, beramai-ramai pula bersama anak-anak ini. Kami langsung berlarian ke dermaga speedboat, mencari penumpang lain yang juga ingin ke sana, dan langsung berangkat ketika speedboat pesanan tiba. What a…

  • Uncategorized

    Berburu Bimasakti

    Bimasakti nampak jelas membujur dari utara ke selatan (Maharsi Wahyu) tenda kami di tepi pantai, di bawah taburan bintang-bintang. Mungkin ini yang disebut ‘sabar menanti’. Tiga tahun lebih sejak saya pertama mengenal astrophotography, sejak saat itu pula saya bertekad ingin bisa memotret galaksi Bimasakti. Sulit, tentu. Gear yang saya punya tidak mendukung, pun ilmu yang saya pelajari masih dangkal sehingga setiap ada kesempatan saya mencoba selalu gagal. Tapi Tuhan bersama mahasiswa tingkat akhir. Tadi malam, lima mahasiswi skripsi yang mendirikan tenda di tepi Pantai Indrayanti Yogyakarta, mendapatkan pemandangan langit malam yang super mewah. Dan akhirnya, Bimasakti yang sudah saya buru sejak tiga tahun lalu tersebut, berhasil saya abadikan dengan tangan…

  • Uncategorized

    Yadnya Kasodo Bromo

            Lantunan musik tradisional yang lirih lamat-lamat terdengar tanpa terputus di antara kabut pekat dini hari tersebut. Terasa menyayat hati, entah mengapa. Sembari terus berlari menyamakan langkah dengan arak-arakan, saya membayangkan kisah Roro Anteng dan Joko Seger yang konon menjadi cikal bakal masyarakat Tengger dan upacara Kasodo di Bromo. Saya berada di tengah segelintir rombongan pengiring ongkek-ongkek. Bersama saya, hanya ada kurang dari 10 fotografer yang sama-sama berlarian agar tetap berada di barisan depan. Sejenak saya merasa bahagia karena ekspektasi saya bahwa Kasodo akan seramai festival-festival lain yang pernah dihelat di Indonesia, rupanya salah besar. Ya, tidak banyak yang mau mempersulit diri di tengah bekunya udara pegunungan…

  • Uncategorized

    Haru Biru Mahameru

      Napas saya tersengal pada setengah perjalanan pendakian dari Cemoro Tunggal menuju Mahameru. Pukul 12 malam tadi kami sudah meninggalkan Kalimati bergerak menyusur hutan Arcopodo yang lebat dan gelap. Trek pasir berbatu yang biasanya ditempuh dalam lima-enam jam ini benar-benar menguras mental dan menguji ketahanan fisik. Jam masih menunjukkan pukul empat pagi, saya berhenti di tengah trek, mengatur napas sembari tetap mencengkeram pasir yang begitu labil. Sudah hampir dua jam saya merayap di lereng Semeru ini: kaki menjejak tiga langkah, merosot satu langkah. Daypack berisi kamera dan air yang saya bawa mulai terasa berat. Saya tidak sendirian. Di sepanjang jalur pendakian ini ada puluhan pendaki lain yang sedang berjuang melawan…

  • Uncategorized

    Mendamba Taman Kota

      Mobil yang kami kendarai bergerak cepat menyusuri jalanan Singapura yang cukup padat sore itu. Pak Dean, driver kami, mengajak kami menuju salah satu destinasi wisata masyarakat lokal yang konon sangat terkenal. Sebelumnya kami sempat bingung dimana akan menghabiskan sore sebelum berlanjut ke acara malam hari. Dan ya, tidak banyak yang dilakukan di Singapura jika kita tidak berminat shopping atau sightseeing. Dengan cekatan Pak Dean menembus jalanan Singapura yang nampak begitu menyenangkan: ruas jalan yang lebar dan dihiasi pohon-pohon rindang dan trotoar yang sangat bagus. Sore belumlah memerah ketika kami tiba di sebuah public area yang begitu saya impikan ada di Indonesia: East Coast Park. East Coast Park adalah sebuah…

  • Uncategorized

    Padang Sabana

      Sabana adalah salah satu lansekap favorit saya. Saya ingin ke Sumba karena di sana sabana seperti sawah di pelosok Bantul, mudah sekali ditemukan di mana-mana. Tetapi hasrat saya untuk berjalan di antara ilalang yang bergerak seiring angin berhembus akhirnya terpenuhi ketika mendaki Merbabu, beberapa hari yang lalu. Kemudian suasananya menjadi syahdu, ketika sore hari kami turun dan puncak dan kembali melewati padang sabana ini. Angin berhembus sangat kencang memenuhi ruang telinga, menimbulkan suara aneh-namun-damai dari gesekan ilalang yang kekuningan. Langit biru tanpa noda sedikitpun, di depan kami puncak Merapi mengintip dari balik bukit. Bermandikan cahaya matahari yang mulai surut ke barat, kami berjalan perlahan dengan jarak yang jauh satu…