• Uncategorized

    Ode Tengah Juni

    Akhir Juli, 2011 Saya masih berdiri mematung di depan kelas. Anak-anak itu duduk diam menatap saya sembari sesekali mengedipkan matanya. Saya diam, mereka diam. Jika saja ada jangkrik, mungkin suara deriknya yang akan mengisi ruangan ini. Tuhan, apa yang harus saya lakukan? Buku acuan yang saya pegang tidak memberikan inspirasi apapun agar saya mampu berbicara panjang lebar. Omongan saya patah-patah menjelaskan apa itu kewirausahaan di depan anak-anak SMP Satu Atap yang sedari tadi menunjukkan ekspresi tidak paham. Kakak ini sedang apa sih, mungkin itu yang ada dalam pikiran mereka. Keringat dingin mengucur deras. Tatapan polos mereka dan keheningan kelas justru makin menekan saya. Akhirnya kelas saya serahkan kepada Siti, rekan…

  • Uncategorized

    Ikan, Emas, dan Konflik: Catatan dari Teluk Kao

      Teluk Kao yang terletak di pesisir timur pulau Halmahera adalah sebuah jazirah memanjang dari Jailolo di Halmahera Barat hingga Tobelo di Halmahera Utara. Jika berdiri di tepi Teluk Kao kita akan dapat melihat lekuk-lekuk perbukitan Halmahera Timur di kejauhan. Bisa dibayangkan cantiknya lansekap ala postcard ini menjadi halaman belakang rumah kami selama beberapa bulan. Tetapi semua itu terasa ironi dengan pahitnya sejarah lampau yang disimpan dalam-dalam di hati para penduduk Teluk Kao. Teluk Kao menjadi saksi bisu kehebatan armada-armada perang Jepang di masa Perang Dunia II. Hingga saat ini kita masih dapat melihat bekas haluan kapal terserak di sepanjang pesisir, bahkan masih ada satu bangkai kapal perang Jepang yang…

  • Uncategorized

    Bersekolah di Tepi Teluk Kao

      “Kinkin!” suara serak seorang perempuan terdengar memanggil ketika saya berjalan meninggalkan kantor desa selepas acara penyambutan. Sore itu saya dan teman-teman lain baru saja menjejakkan kaki di Desa Tafure Ternate Utara untuk mengikuti program homestay bersama penduduk selama dua hari, September lalu. Segera saya menoleh mencari sumber suara. Sebuah sosok yang begitu melekat di ingatan saya, tengah berjalan cepat keluar dari halaman sebuah rumah. Ah, anak itu! “Alipiii!!” Pelukan erat dihadiahkan perempuan itu pada saya. Namanya Alif, tetapi sering kami panggil Alipi, adalah gadis desa yang saya kenal saat kami melaksanakan KKN di Desa Akelamokao Halmahera Barat lebih dari satu tahun yang lalu. Kala itu, Alipi adalah salah satu…

  • Uncategorized

    [PHOTO] A Short Escape: Dodola Island, Morotai

      Perjalanan ini berawal dari kami yang malas pergi untuk mengikuti gladi resik upacara, berbondong-bondong turun dari truk dan sempat dikejar para marinir. Kami lari berhamburan, bahkan ada yang sempat harus menumpang truk aspal atau bersembunyi di kebun penduduk. Saat-saat tersebut selalu membuat tawa ketika diingat. Tahun lalu saya pernah berjanji untuk bisa kembali ke pulau ini. Saat itu hujan dan gelombang besar membuat perjalanan kami ke Dodola terhambat dan kurang berkesan. Tuhan Maha Baik. Rupanya tahun ini saya diperbolehkan kesana lagi, beramai-ramai pula bersama anak-anak ini. Kami langsung berlarian ke dermaga speedboat, mencari penumpang lain yang juga ingin ke sana, dan langsung berangkat ketika speedboat pesanan tiba. What a…

  • Uncategorized

    Bumi Halmahera: Penyelaman Perdana di Sulamadaha

    Tiga jam perjalanan melintas Trans Halmahera ditambah setengah jam perjalanan laut dengan speedboat tidak mengurangi semangat kami untuk menyelam di perairan Ternate siang ini. Turun di Pelabuhan Bastiong, kami berduabelas segera berjalan kaki melewati pasar dan pusat kota Ternate, menuju markas Nasijaha Diving Center yang merupakan satu-satunya dive operator di Maluku Utara.   Saya belum pernah sekalipun snorkeling ataupun diving. Saya jarang main di pantai. Tetapi kapan lagi coba bisa punya pengalaman menyelam di salah satu kawasan coral triangle dunia. Deg deg serr hati ini ketika mengisi form penyelaman dan menyerahkannya ke Kang Adit, divemaster yang menemani penyelaman. Ada dua jenis penyelaman yang kami lakukan siang ini. Teman-teman yang sudah…

  • Uncategorized

    Bumi Halmahera: Melancong ke Maluku Utara

    Kapan ke Maluku Utara? Beberapa teman menanyakan kepada saya mengenai akomodasi dan transportasi untuk berlibur di Maluku Utara. Saya memang tidak terbiasa untuk membahas mengenai dua hal tersebut dalam setiap catatan perjalanan yang dibuat, tetapi tidak ada salahnya kali ini saya berikan sedikit penjelasan sesuai dengan pengalaman saya. Sebelumnya perlu diingat, Maluku dan Maluku Utara adalah dua provinsi berbeda. Maluku dengan ibukota Ambon terletak di sebelah selatan Maluku Utara dengan ibukotanya Sofifi. Jarak kedua provinsi ini juga cukup jauh mengingat Maluku adalah sebuah wilayah yang didominasi laut. Dan hal kedua yang kedua perlu diingat, memang benar bahwa biaya berlibur ke wilayah Indonesia Timur relatif lebih mahal karena jauh dan keterbatasan…

  • Uncategorized

    Bumi Halmahera: Triple Combo Morotai (2)

    bersambung dari Tripe Combo Morotai (1)     Selamat datang di bumi Moro! Sembari menunggu jumlah ojek genap menjadi delapan, saya melempar pandangan ke penjuru pelabuhan Morotai yang jalan utamanya diselimuti pasir cokelat keabuan. Balok-balok beton penahan ombak nampak berserakan di sepanjang tepi pulau, bercampur dengan sampah! Sayang sekali, pelabuhan Morotai ini tidak terjaga dengan baik kebersihannya. Mungkin karena terpengaruh statusnya yang baru menjadi kabupaten pada tahun 2008 lalu sehingga pulau ini masih belum selesai berbenah. Sukseskan Sail Morotai 2012! Setelah kedelapan ojek datang dan berjajar menunggu kami, segeralah saya dan teman-teman lain memilih tukang ojek idola masing-masing. Ternyata tidak semuanya mengerti tempat yang dimaksud oleh Acil, dan kebetulan tukang…

  • Uncategorized

    Bumi Halmahera: Triple Combo Morotai part 1

      Tidak seluruh acara jalan-jalan saya berlangsung dan berakhir menyenangkan. Ada satu dua pengalaman yang berkesan sekaligus tidak ingin saya ulangi. Transportasi yang jelek, cuaca yang tidak mendukung, atau kondisi tim jalan-jalan yang tidak baik dapat menyebabkan pengurangan kenikmatan jalan-jalan. Dan jika yang terjadi adalah kolaborasi ketiganya, maka akan menghasilkan mimpi buruk. “Morotai itu pulaunya gersang gitu, ga ada apa-apanya. Yang bagus emang underwater view nya.” ucapan Andrea saat itu hanya menjadi angin lalu bagi saya dan teman-teman satu subunit. Andrea adalah tim KKN Jailolo Timur tahun sebelumnya, dan dia sempat mengunjungi (baca: honeymoon) Pulau Morotai pada medio 2010. Sudah sejak saat perencanaan keberangkatan KKN kami memasukkan Morotai sebagai salah…

  • Uncategorized

    Bumi Halmahera (11) : Sultan Ternate Su Datang!

      Saat baru dua minggu ‘mendarat’ di bumi Halmahera, kami mendapatkan sebuah berita gembira: Sultan Ternate akan datang ke Akelamokao! Ini adalah sebuah momen langka mengingat kedatangan terakhir beliau adalah sekitar tujuh tahun yang lalu. Karena itulah, persiapan untuk menyambut kedatangan Sultan Ternate ke desa ini sudah dilakukan sekitar seminggu sebelum hari H. Berita kedatangannya pun sempat simpang siur dan akhirnya mundur dua minggu dari rencana awal. Akan tetapi, kapanpun Sultan datang, warga akan siap menyambut. Segera setelah pengumuman resmi disebarkan, warga bergotong royong membersihkan dan menghias desa. Pada beberapa malam, ketua pemuda desa mengelilingi desa dan memberitahukan pengumuman kerja bakti menggunakan megaphone. Suaranya keras sekali seperti orang marah-marah, hahaha. Tiga…

  • Uncategorized

    Bumi Halmahera (10) : Rumah Akelamos Yang Bercerita

      Rumah bercat putih pudar beratapkan seng ini adalah salah satu tempat yang paling familiar di memori kami, para Akelamos. Pagar kayu di tepi jalan setapak yang akhirnya rubuh diterjang kambing tetangga, dua kursi plastik biru yang akhirnya patah atau hilang dibawa anak-anak, jendela-jendela tidak berkaca dan ditutup kertas HVS, ‘tirai’ sederhana dari bekas spanduk sebuah provider selular, dan pohon kelapa pendek yang menjadi tempat latihan panjat pohon. Setidaknya itu yang selalu saya ingat ketika saya memandang rumah ini dari depan. Rumah ini punya cerita yang panjang. Seakan ia menjadi saksi bisu konflik horisontal berdarah yang pernah terjadi di tanah Halmahera beberapa tahun yang lalu. Rumah ini, dengan atapnya yang…