(UPDATE) #helpternate: Donasi untuk saudara kita di Ternate

 

 Untuk sementara, jalur donasi
pengungsi Ternate via Jainyonyo di Jogjakarta kami tutup. Kami masih
menunggu kabar terkini di lapangan melalui relawan Ambon dan kami akan
mengabarkan ketika jalur donasi kembali dibuka atau akan ditutup untuk
seterusnya.

Kabar mengenai penyaluran bantuan secara berkala dilaporkan oleh @iphankdewe dan @ambon_bergerak (website: ambonbergerak.com).

____________________________________________

Pagi terakhir di tahun 2011. Sebagian penduduk Indonesia sudah bersiap merayakan pergantian tahun malam nanti. Bersamaan dengan waktu liburan, jalanan macet, tempat wisata dijejali pengunjung, berbagai hotel, restoran, tempat hiburan sudah mempersiapkan acara perayaan yang menarik.

Tetapi perayaan tahun baru yang meriah tidak akan terjadi di Ternate. Pulau kecil di sebelah barat Pulau Halmahera Maluku Utara ini tengah dilanda musibah bencana alam. Gunung Gamalama, yang berada di tengah pulau tersebut, sejak awal Desember lalu telah beberapa kali meletus. Gunung setinggi 1.700 meter ini sempat menyemburkan abu vulkanik yang menutupi Ternate bagian utara. Tetapi ancaman tidak berhenti hingga disitu saja. Beberapa hari yang lalu banjir bandang lahar dingin menerjang Ternate dan menyebabkan kerusakan cukup parah di beberapa lokasi seperti kelurahan Tubo. Tiga orang dikabarkan tewas, puluhan luka-luka dan ratusan rumah rusak diterjang banjir lahar dingin.

Berdasarkan pemantauan kami via media dan jejaring sosial, curah hujan tinggi selama dua hari terakhir dan evakuasi penduduk di wilayah rawan bencana menyebabkan lonjakan pengungsi hingga 50%. Per 30 Desember 2011, sebanyak 3.822 jiwa di sepuluh titik pengungsian hidup di tengah keterbatasan pasokan kebutuhan barang-barang seperti makanan, obat-obatan dan peralatan tidur yang layak. Via KBR68H, kami mendapatkan informasi bahwa gudang logistik BPBD mulai kosong dan pasokan yang masih ada hanya cukup memenuhi kebutuhan pengungsi hingga 2 Januari 2012 nanti. Sementara via Metro TV, Sejumlah pengungsi terpaksa makan sagu yang mereka beli sendiri karena kurangnya pasokan makanan tersebut. Bahkan balita terpaksa diberi makan nasi campur air hangat karena tidak adanya makanan dan susu untuk bayi.

Jogja pernah mengalami hal yang sama. Setahun lalu kita mengalami
bencana letusan Gunung Merapi dan kita telah banyak dibantu. Sedikit
banyak kita paham penderitaan mereka. Bahkan mungkin keadaan mereka
lebih sulit. Letaknya di timur sana, jauh dari pusat pemerintahan,
kurang diekspos oleh media. Pulau kecil ini juga hanya dapat dicapai dengan kapal atau pesawat udara. Aksesnya jauh lebih sulit daripada kita di tanah Jawa.

Berangkat dari rasa simpati atas kondisi saudara-saudara di Ternate, sejumlah masyarakat bersepakat untuk menggalang bantuan untuk sedikit meringankan beban mereka. Ambon telah mulai bergerak. Mereka telah memulai penggalangan donasi dan bantuan melalui aksi solidaritas di Ambon mulai hari ini (31/12). Bantuan yang terkumpul nantinya akan dikirimkan langsung ke Ternate via kapal pada 3 Januari 2012. Tadi malam kami berkoordinasi dengan komunitas ambon bergerak. Kami di Jogjakarta bersepakat untuk membuka jalur donasi karena terkendala jauhnya jarak sehingga tidak dapat mengirimkan bantuan secara langsung.

Bagi teman-teman yang sudah melakukan donasi diharapkan confirm ke no 085643198838 agar kami mudah untuk melakukan rekap. Secara berkala kami akan mengabarkan informasi jumlah donasi yang terkumpul. Seluruh donasi yang terkumpul, berapapun itu, akan kami kirimkan via ambon bergerak agar dapat digunakan untuk membeli barang-barang kebutuhan pengungsi.
Bantu kami
menyebarkan informasi donasi ini kepada semua orang. Kami akan
sangat berterima kasih 🙂

Mari membantu sesama: atas nama
kemanusiaan, persaudaraan dan kebangsaan.

Update (2/1) : Hingga Senin, 2 Januari 2012 sore donasi pengungsi ternate yang telah terkumpul adalah sebesar Rp 4.205.000. Donasi term 1 ini telah dikirimkan ke ambonbergerak untuk segera dibelikan logistik pengungsi. AmbonBergerak akan membeli logistik khusus kebutuhan bayi karena banyaknya pengungsi yang kekurangan logistik tersebut. Pada 3 Januari besok AmbonBergerak akan berangkat membawa logistik ke Ternate dengan menggunakan kapal laut. (sumber: akun twitter @iphankdewe) Kita doakan para relawan AmbonBergerak dapat sampai dengan selamat di Ternate dan distribusi logistik dapat dilakukan dengan baik.
Kami masih tetap membuka donasi bagi teman-teman yang ingin membantu saudara kita di Ternate.

Update (3/1)
: Hingga Selasa, 3 Januari 2012 pukul 16.00 WIB total donasi pengungsi Ternate yang terkumpul adl sebesar Rp 4.955.011, dimana sebesar Rp 4.205.000 telah dikirimkan kemarin kepada relawan AmbonBergerak.

Update (4/1) : Hingga Rabu, 4 Januari 2012 pukul 21.00 WIB total donasi pengungsi Ternate yang telah terkumpul adalah sebesar Rp 15.055.011, dimana sebesar Rp 4.205.000 telah dikirimkan kemarin kepada relawan AmbonBergerak. Kami sedang berkoordinasi dengan relawan Ambon mengenai pengiriman saldo donasi sebesar Rp 10.850.011.
Demi transparansi, kami akan menampilkan daftar lengkap donasi dari teman-teman semua secepatnya. Sekali lagi, terima kasih banyak atas bantuan teman-teman semua.

Jika ada yang mungkin bertanya-tanya, siapakah yang dimaksud ‘kami’ di post ini? Kami adalah sekumpulan mahasiswa UGM yang pernah mencoba mengabdi di tanah Maluku Utara selama dua bulan pada Juli-Agustus lalu. Kami telah menganggap Maluku Utara sebagai rumah baru dan keluarga baru kami.

Leave a Reply

%d bloggers like this: